SmartArticle
Tunggu...
Thursday, February 13, 2014

Apa yang dimaksud DKV.....?

Definisi Desain


Ada berbagai batasan (definisi) tentang desain, tetapi secara sederhana dapat disimpulkan bahwa aktivitas mendesain adalah merancang atau menciptakan sesuatu, baik secara intuitif maupun terutama secara sadar, dengan tujuan tertentu. Sesuatu dapat abstrak (konsep, sistim, cara) atau konkrit/nyata (cangkul. Rumah, iklan). Tujuannya pun selalu berguna, baik secara fisikal, maupun psikis (kejiwaan). Sebuah cangkul dirancang demi kegunaan fisikal-praktis; sedang kan sebuah iklan di surat kabar dirancang untuk memberi tahu akan adanya barang tersebut (motifasi Psikologis).

Definisi Komunikasi 

 

Komunikasi adalah proses penyampaian pikiran atau perasaan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang-lambang yang bermakna bagi kedua pihak, dalam situasi yang tertentu komunikasi menggunakan media tertentu untuk merubah sikap atau tingkah laku seorang atau sejumlah orang sehingga ada efek tertentu yang diharapkan

Definisi Visual


Visual adalah segaa sesuatu yang berhubungan dengan indera penglihatan seperti warna, bentuk, dll

Jadi Apa yang dimaksud DKV....?


Desain komunikasi visual atau lebih dikenal di kalangan civitas akademik di Indonesia dengan singkatan DKV pada dasarnya merupakan istilah penggambaran untuk proses pengolahan media dalam berkomunikasi mengenai pengungkapan ide atau penyampaian informasi yang bisa terbaca atau terlihat. Desain Komunikasi Visual erat kaitannya dengan penggunaan tanda-tanda (signs), gambar (drawing), lambang dan simbol, ilmu dalam penulisan huruf (tipografi), ilustrasi dan warna yang kesemuanya berkaitan dengan indera penglihatan.
Proses komunikasi disini melalui eksplorasi ide-ide dengan penambahan gambar baik itu berupa foto, diagram dan lain-lain serta warna selain penggunaan teks sehingga akan menghasilkan efek terhadap pihak yang melihat. Efek yang dihasilkan tergantung dari tujuan yang ingin disampaikan oleh penyampai pesan dan juga kemampuan dari penerima pesan untuk menguraikannya.

 

Desain Komunikasi Visual (DKV) Seni dan Teknologi


DKV berhubungan dengan indera penglihatan (Visual)
Pengertian desain lahir dari kancah kesenian, walaupun aktivitas mendesain sendiri sudah dikerjakan orang sejak manusia hidup didunia. Istilah desain mula-mula sebagai penyempurnaan penampilan terhadap hasil-hasil industri (pabrik) yang karena keterbatasan teknis nampak kasar/kaku, asal berfungsi. Oleh karena itu barang-barang tersebut lalu ditempeli ornamen, agar nampak lebih indah berseri. Pada waktu itu desain sering diidentikan dengan ornamen, dekorasi atau “ kosmetik”. Penertian ini kadang masih terbawa sampai kini di benak beberapa orang. Pada saat ini kriteria “estetika” desain tidak hanya berhenti dipermukaan / perwajahan saja, tapi juga menyangkut logika, efektifitas, dan efesiensi : lebih menyeluruh dan melebur ke dalam hakekat. Sedangkan hasil desain tidak hanya dilihat dan dinilai secara fisikal dan rasional saja, tetapi juga aspek psikologis / spiritual / emosional ikut menjadi faktor yang menentukan. Kecanggihan kemampuan mesin pabrik, teknologi sekarang ini bahwa semakin mendorong “estetika” desain bukan hanya sekedar “kulit / kosmetik” tapi bahkan dapat menjadi “nyawa” penciptaan desain (“Cathedral of Commerce”, New York : Gedung Opera, Sidney).

Namun walau desain boleh dikata lahir melalui rahim Seni. Desain mempunyai orientasi / arah yang jelas berbeda dengan Seni.Seni lebih bersifat eksploitasi/penjelajahan, kadang tidak perlu tujuan yang jelas. Dan sebagai kegiatan yang berlandaskan “mental”, seringkali dapat amat subjektif, juga sasarannya bisa (tadinya) hanya dirinya sendiri.

Sedangkan desain mempunyai tujuan dan sasaran yang jelas : khalayak tertentu atau umum. Orinetasi sosialnya menjadi tumpuan kegiatan. Itulah sebabnya Desain pernah dijuluki / diistilahkan sebagai : Seni Terpakai / Seni Terapan (Applied Art). Walau begitu, dalam perjalanan sejarah, antara dua bidang itu selalu terjadi dialog yang hidup, kadang sepakat, kadang berbeda pandang, yang jelas, sering saling mengilhami.

Khususnya dalam DKV, seni dan desain agaknya mempunyai dinding pemisah yang sangat tipis, bahkan kadang-kadang transparan! Dunia Kesenian (murni) merupakan nara sumber kreatifitas dan bahan / unsur yang tak habis-habisnya ditimba oleh DKV.

Hal lain yang amat menyolok adalah kenyataan bahwa DKV selalu tumbuh sejalan dengan penemuan-penemuan teknologi : fotografi, percetakan, film, TV, dan yang terkini, holografi dan komputer/internet.

Sesuatu karya desain yang baik adalah karya yang memiliki penampilan yang berkarakter, selaras dengan hakekat “pribadi”nya, sebaik mungkin, serta dapat memenuhi tujuannya seefektif mungkin. Untuk ini seorang desainer wajib mengupayakan agar ciptaanya dibentuk dengan penampilan yang dipertimbangkan sebaik mungkin, dibuat dengan cara dan teknik yang tepat, dapat disebarkan/didistribusikan (bila diperlukan) serta digunakan seefektif mungkin (memenuhi fungsinya), dan selaras dengan lingkungannya. Di samping : mempertimbangkan aspek lingkungan dengan betul-betul (tidak mengganggu, bahkan kalau dapat justru mendukung serta memperbaiki : “Green Design”).

Seyogyanya suatu karya sudah haruslah memadukan estetika dan fungsi, serta mampu mencerminkan atau mampu memadu selera jamannya

Bidang-bidang dalam DKV

Seperti telah dikemukakan di muka, DKV merupakan perkembangan dari Desain Grafis, Periklanan dan Multimedia / Rupa-Suara (Audio Visual). Sebagian lagi bertumpang tindih (“Overlapping”) dengan Desain Produk (misalnya : kemasan, dan aspek grafis pada berbagai benda produk pada bentuk, pewarnaan, informasi gambar atau tipografis pada benda-benda produk). Juga Desain Lingkungan (Bentuk dan pewarnaan serta dekorasi pada bangunan baik eksterior maupun interior, rambu-rambu atau marka grafis. Bentuk menara gereja yang menjulang : untuk memberikan kesan / perasaan transendental seperti halnya bentuk menjulang pada candi-candi Hindu. Bentuk tingkatan pada candi Borobudur adalah simbolik religius. Jangan lupa relief-reliefnya, yang tidak lain adalah komik “bisu” (tanpa teks) zaman dulu. Kaligrafi ayat-ayat Al-Qur’an pada mesjid, selain sebagai hiasan juga menyampaikan pesan / makna religius.
Selain hal-hal yang disebutkan di atas, ruang lingkup atau jenis DKV masih diperkaya dengan: Desain Identitas (pribadi, kelompok, maupun lembaga), Etalase dan Pameran, serta Animasi (Film, TV, Komputer).

Jadi secara garis besar, bidang-bidang DKV dapat dikelompokan menjadi :
1. Desain Publikasi : buku, majalah, surat kabar. Dicetak atau ditayangkan (disket, internet)
2. Desain Informasi dan Penyuluhan.
3. Desain Promosi dan Periklanan.
4. Desain Etalase dan Pameran.
5. Desain Kemasan.
6. Desain Grafis Lingkungan (termasuk Desain Rambu / Tanda / Marka Grafis, Grafis Bangunan)
7. Desain Grafis Produk (aspek grafis/komunikatif pada benda-benda produk, termasuk motif tekstil)
8. Desain identitas (logo/lambang, kartu nama, kertas surat, grafis bangunan, kendaraan, pakaian yang berkaitan dengan pembentukan citra “kepribadian”)
9. Desain fotografi, film, video, TV, yang mengandung tujuan komunikasi tertentu (fotografi untuk iklan, pameran, penyuluhan, film atau video atau menjelaskan sesuatu, penyuluhan sosial, presentasi).
10. Animasi (Film, Video, TV, Komputer).

Secara agak rinci, butir-butir hal/barang yang dapat dirancang didesain oleh Desainer Grafis antara lain adalah :
- Buku, booklet, brosur.
- Majalah, surat kabar, internet.
- Kalender.
- Poster, Spanduk, Billboard.
- Banner, Sign Board
- Stiker
- Selipat/Folder, leaflet. Selebaran / flyer.
- Karcis/tiket. Kartu : kartu nama, kartu telepon, kartu ucapan.
- Uang : kertas maupun logam
- Ijazah, Sertifikat, Formulir berharga (surat berharga).
- Perangko dan benda-benda pos lainya. Telegram khusus/indah.
- Peta, Bagan, Grafik / Diagram
- Lembar penyuluhan
- Iklan (termasuk iklan film, TV, internet)
- Kemasan : dari kertas maupun bahan lain, kulit buku, bungkus HP.
- Katalog : Pameran, barang dagangan, barang lelangan (antik / Seni)
- Mainan yang memanfaatkan gambar, tulisan : bridge, ular tangga, video games
- Panduan / Directories : buku, papan tulis, komputer.
- Grafis Film / TV
- Animasi
- Komik : Cerita, Pendidikan
- Lambang / Logo
- Sistem Rambu / Tanda / Marka
- Etalase, Pameran
- Grafis kendaraan
- Grafis bangunan
- Grafis Produk, termasuk tekstil, pakaian, pelengkap pakaian
- Dsb.

0 komentar:

Post a Comment

 
Toggle Footer